Minggu, 14 Oktober 2012

20 Suri Tauladan Nabi Muhammad SAW.

Berikut ini sebagian kecil tauladan Nabi Muhammad yang kiranya menjadi pedoman hidup bagi para muslimin dan muslimat.
1.       Nabi Muhammad rela menceraikan salah satu istrinya yang konon menderita sakit kusta hanya supaya istrinya itu bisa konsentrasi dalam proses penyembuhan sakit kustanya dan tidak lagi disibukkan dengan urusan duniawi melainkan bersiap-siap untuk urusan akhirat semata. Manusia biasa tidak akan sanggup melakukan pengorbanan yang begitu mulia yang dilakukan oleh Rasullah.
2.       Nabi Muhammad memberi ‘julukan’ sebagai istri terkasih kepada Aisyah, hanya supaya Aisyah tidak lagi merasa sedih karena masa-masa indah anak-anak dan masa remajanya sudah menjadi istri Rasullah. Sungguh suatu tauladan yang baik, karena Rasullah menunjukkan kebijaksanaannya sebagai seorang suami. Andai saja Rasullah tidak bisa adil dan bijaksana, tentu Rasullah tidak akan memberi julukan yang terkasih kepada Aisyah.
3.       Nabi Muhammad memberi tauladan dengan cara mengawini istri dari anak angkatnya sendiri yakni Zainab istri dari Zaid. Sungguh suatu tauladan yang begitu mulia dari Beliau karena manusia biasa tidak akan bisa menikahi istri anak angkat sendiri. Hanya Rasullah yang berjiwa nabi yang sanggup melakukan tauladan seperti ini.                                                                                                       
4.       Nabi Muhammad sangatlah setia kepada para istri-istrinya, hal ini ditunjukkan ketika Rasullah memfatwakan bahwa para istri-istrinya ini tidak boleh dinikahi setelah beliau meninggal. Ini menunjukkan betapa cinta Rasullah kepada istri-istrinya tidak tertandingi oleh siapapun, sungguh suatu perasaan cinta tanpa syarat yang tidak akan bisa dilakukan oleh manusia biasa melainkan hanya seorang Rasul dari Allah.
5.       Nabi Muhammad melindungi para wanita yang tidak mampu. Ini dibuktikan dengan begitu banyak wanita yang beliau angkat sebagai istri supaya para wanita itu bisa dihidupin nafkah lahir bathinnya oleh Rasullah. Sungguh suatu pengorbanan yang besar dari Nabi Muhammad kepada kaum wanita. Kalau saja Rasullah tidak mau berkorban, tentu Rasullah dengan gampangnya bisa saja memberi bantuan tanpa harus menikahi para wanita itu, tetapi Rasullah  tidak mau karena itu adalah perbuatan yang sia-sia karena derajat wanita itu tidak bisa diangkat hanya dengan memberi bantuan sedekah semata.
6.       Nabi Muhammad juga melindungi para wanita. Hal ini dibuktikan dengan hukum yang membatasi para suami untuk memiliki istri hanya maksimum 4 orang. Rasullah memberi tauladan bahwa manusia biasa tidak akan bisa meniru keadilan beliau bagi istri-istrinya, jadi Rasullah memberi batasan 4 istri saja bagi manusia biasa walau beliau sendiri bisa beristri lebih dari 4 orang. Kalau saja Rasullah tidak melindungi para wanita, tentu Rasullah akan memberi kebebasan bagi para suami untuk beristri sebanyak yang mereka mau.
7.       Nabi Muhammad mampu menyenangkan para istri-istrinya dengan sangat baik, karena kemampuan seksual Rasullah yang begitu besar melebihi manusia biasa.
8.       Nabi Muhammad menggilir istri-istrinya dengan sangat adil. Kalau saja Rasullah tidak mau berlaku adil, tentu saja Rasullah hanya mau tidur di kamarnya Aisyah, tapi ini Rasullah tidak lakukan karena Rasullah mau berlaku adil.
9.       Nabi Muhammad amat baik hati, karena Rasullah tidak menceraikan Sawda istrinya yang sudah tua, namun hanya memintanya memberikan ‘jatah’ malamnya kepada Aisyah sang istri terkasih.
10.   Nabi Muhammad begitu baik, karena suami, orangtua, keluarga dan bangsanya Safiyyah yang sudah mati dalam peperangan melawan pasukan Rasullah. Rasullah justru memperistri Safiyyah di hari yang sama dengan hari terbunuhnya suami Safiyyah, supaya Safiyyah tidak merasa kesepian. Sungguh mulia tauladan Rasullah.
11.   Nabi Muhammad mampu memaafkan seorang pria yang membunuh gundiknya yang sedang hamil sekaligus membunuh janin yang dikandung sang gundik karena sang gundik telah menghina Rasullah. Begitu mulia hati Rasullah sehingga Beliaua mau memberikan pengampunan kepada pria laknat ini.
12.   Nabi Muhammad begitu mencintai putrinya, Fatimah dengan melarang Fatimah dipoligami oleh suaminya, meskipun Rasullah memiliki banyak istri. Suatu bukti Rasullah begitu penuh kasih sayang kepada anaknya
13.   Nabi Muhammad tidak pernah membeda-bedakan istrinya baik yang sedang menstruasi atau tidak, sehingga Rasullah mau saja meletakkan kepalanya di antara kedua paha Aisyah yang sedang menstruasi.
14.   Nabi Muhammad begitu penuh sayang terhadap istri-istrinya, bahkan ketika istri-istrinya sedang menstruasi, atau dalam bulan puasa, Rasullah tetap setia tidur dan berciuman dengan para istrinya ini. Rasullah melakukan ini semata-mata agar istri-istri Rasul tidak merasa kekurangan kebutuhan bathin.
15.   Nabi Muhammad begitu hemat, sampai-sampai pakaian sholatnya jarang dicuci dan noda sperma yang menempel di pakaiannya pun dikerik oleh Aisyah dengan kuku. Sungguh Rasullah, seorang nabi yang mulia lagi hemat.
16.   Nabi Muhammad mencintai wanita yang kelihatan bersih, sehingga Rasullah memerintahkan para wanita selalu mencukur bulu jembutnya. Sungguh Rasullah yang mencintai kebersihan.
17.   Nabi Muhammad begitu peduli pada kaum wanita, dan supaya tidak gampang masuk neraka, Beliau menyuruh para wanita menyerahkan zakat kepada nabi agar pahala mereka ditambah. Beliau juga menyuruh para wanita dipoligami supaya pahalanya besar di surga.
18.   Nabi Muhammad berusaha mencegah pelecehan seksual terhadap wanita, dan hanya pria yang dianggap anak saja yang boleh menemui seorang wanita. Maka itu beliau menyuruh para wanita yang hendak ditemui seorang lelaki dewasa supaya menyusui lelaki dewasa itu 5x lebih dulu.
19.   Nabi Muhammad selalu mengangkat derajat budak, seperti Mariyah, seorang budak seksi milih Hafsha istrinya pun diambilnya menjadi gundiknya, agar sang budak derajatnya terangkat.
20.   Nabi Muhammad amat mengaasih para kafirun, sampai-sampai Rasullah mau berciuman dengan seorang pengemis pria Yahudi dan bahkan menyuapkan makanan pun nabi tidak menggunakan sendok, tapi dari mulut ke mulut.
Sungguh betapa mulia Nabi Muhammad. Sebagai seorang manusia biasa, aku sungguh kagum kemampuan Nabi Muhammad yang bisa begitu luar biasa.Ini merupakan salah satu hasil debat saya dengan rekan-rekan di sebuah forum. Karena tulisan aslinya sangat vulgar, maka saya mengedit beberapa bagian.

3 komentar:

  1. wahai saudaraku berTobaTlah ! kiTa hanya bisa saling memberi nasehaT saja padamu.. kalau kau memang Tau sejarah nabi dan rasul maka berikanlah ceriTa yang bermanFaaT saja.. dan memang dari dalil alQuran.. bukankah kau Tau di mana alam ruh sebelum ruh kamu masuk ke dalam raga mu dan bukankah kau sadar kapan nyawa kiTa di cabuT kembal dan mungkin 1 deTik kedepan aTau 1 jam kedepan kiTa Tidak akan pernah Tau.. Terlanjur Tulisanmu sudah di baca oleh juTaan orang..

    BalasHapus
  2. buat umat muslim jngn percaya dengan cerita di blog ini.
    Klo tulisan atau karangan orang tanpa berpedoman dengan alQur'an dan hadits jngn anda percaya.
    Blog ini salah satu yg mau menyesatkan umat muslim.

    BalasHapus
  3. Astaghfirullah, smoga yg membuat tulisan ne diampuni dosa nya oleh allah krena smua apa yg ditulis nya di blog ne tidak BENAR
    Alllah maha pengampun, bertobatlah wahai saudara quw....

    BalasHapus